Sore di Al-Abrar

Saya yakin, haqqul yaqin, bahwa setiap anak-anak mempunyai tempat favorit masing-masing. Di mana pun berada. Bisa rumah, sekolahan, ladang, kali, dan bahkan halaman masjid.

Mau tahu kebinalan-kebinalan yang telah diproduksi oleh halaman masjid;

Yang lain mana, cuk!?

Yang lain mana, cak!?

Ayo main bola, rek!

Ayo main bola, rek!

Seng ngawor tak gaprok sikile, loh!

Seng ngawor tak gaprok sikile, loh!

Halaman masjid, setiap Kamis malam Jumat, berubah layaknya pasar malam. Memang, tidak ada gondola, komedi putar, atau jajanan-jajanan khas lainnya, yang ada hanya umpatan, teriakan, pisuhan, sumpah-serapah, dan pastinya kegembiraan.

Bagi yang malas pulang ke rumah, maka masjid sudah menyediakan banyak ruang kosong dan sajadah-sajadah baik hati untuk sekadar alas tidur. Tidak lupa juga, pemandian umum yang luas, yang selalu bersedia untuk dijadikan kolam ronang dadakan tiap tengah malam.

Sungguh perpaduan halaman, masjid, dan keseronokan yang seksi.

Jakarta, 10 Desember 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s